Menu
/

www.ernawatililys.com - Oatmeal menjadi menu sarapan pagi yang menjadi andalan. Karena ada berbagai oatmeal yang mudah dalam penyajian hanya perlu menyeduhnya dengan air panas, instant oatmeal. Ada juga jenis oatmeal yang quick cooking, perlu memasak dengan cepat namun prosesnya juga mudah. Jenis ketiga ada steel cut dan rolled oat, oatmeal yang perlu waktu untuk memasaknya. Dari ketiga jenis oatmeal nomor 3 yang lama proses memasaknya inilah yang memiliki kandungan GI lebih baik.
Dilansir dari PopSugar, kandungan protein dan serat pada steel cut dan rolled oat lebih tinggi ketimbang instant dan quick-cooking. Dari ketiga oatmeal tersebut yang membedakan adalah kadar indeks glikemik (GI). Makanan dengan kadar GI rendah memperlambat glukosa memasuki tubuh sehingga energi bertahan lebih lama sehingga tidak cepat lapar. Sebaliknya, makanan dengan GI tinggi cepat menaikkan gula darah sehingga menjadi lebih cepat lapar. Kadar GI steel cut dan rolled oat lebih tinggi ketimbang instant dan quick-cooking. Nah, harus waspada walau semua oatmeal baik, bermanfaat, dan kaya serat, tetapi ada pilihan terbaik yaitu steel cut atau rolled oat. Selain memperhatikan jenis oatmel juga toping campuran menu oatmeal juga harus diperhatikan, jangan sampai mau bikin menu sehat tapi kebablasan dengan memberikan gula berlebihan, susu, garam, dll. Jadi jangan salahkan oatmeal yang ternyata bikin badan ternyata tidak ramping, apalagi porsi makan juga tidak ditakar, bisa-bisa badan juga ikutan melar.



Pagi hari menjadi hal yang paling menyibukkan bagi anggota keluarga. Bagi mom sendiri sibuk menyiapkan sarapan untuk seluruh anggota keluarga, menyiapkan bekal sekolah dan juga bekal kantor untuk pasangannya, atau untuk suami. Terkadang anak-anak agak sulit jika menu sarapan yang dibuat bukan daftar menu favoritnya. Harapan agar anak sudah kenyang dengan sarapan paginya pun pupus. Apalagi mereka harus fokus untuk belajar di kelas. Tanpa sarapan? Yang pasti akan kesulitan dalam menangkap pelajaran. Kenapa membuat sarapan dengan oatmeal karena oatmeal memiliki kandungan serat yang banyak yang membuat siapa pun yang menyantapnya akan terasa kenyang sehingga tidak mudah lapar. Oatmeal juga bisa dikonsumsi anak-anak hingga lansia. Walau banyak juga orang dewasa yang diet dengan menu oatmeal. 

Apa itu Oatmeal?


Oatmeal berupa serpihan kasar yang berbentuk bubuk. Oatmeal ini menjadi menu makanan sehat, karena memiliki kandungan serat yang banyak, serta memiliki nutrisi yang baik untuk tubuh seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin (B1, B2, B3, B5, B9), dan mineral (kalsium, magnesium, folat, fosfor, mangan, kalium, dan zat besi). 

Kenapa oatmeal dipilih banyak orang untuk menu sehat? Karena oatmeal memiliki kandungan serat yang banyak yang bisa membuat kenyang lebih lama. Sehingga bisa mencegah makan berlebih, mudah lapar, dan juga tentunya untuk badan tetap fit dan ideal.  


Fakta lain yang perlu kita ketahui tentang oatmeal 


1. Nama lain oatmeal

Ada yang tahu oatmeal? Pasti sudah banyak yang menjawab tahu tentang oatmeal yang sering disebut makanan serbuk sehat ini. Tapi jika ditanya havermut? Sebagian orang belum mengetahui. Apalagi di Indonesia oatmeal lebih populer dalam penyebutannya. 


2. Bahan baku Asia namun terbiasa di Eropa

Kenapa orang Eropa terbiasa mengkonsumsi oatmeal karena mereka lebih dahulu membudidayakan dan mengolahnya sebagai makanan pokok. Sedangkan orang Asia tempat asal oatmeal masih menjadikan padi sebagai bahan baku pokok. Oatmeal masih menjadi alternatif bahan baku sehat, selain ada kentang, jagung, dll. 

3. Komposisi utama oat masih satu keluarga dengan gandum

Seperti yang diketahui bahwa oat memiliki daya saji lebih cepat ada yang bisa dimakan langsung dan masak cepat. Namun untuk gandum perlu proses menjadi tepung, kemudian menjadi olahan makanan lainnya seperti kue, roti, dll.

4.Oatmeal dapat dinikmati berbagai usia

Oatmeal memang menjadi andalan menu sehat bagi yang ingin berdiet, atau yang ingin cepat kenyang dan tidak mudah lapar. Apalagi penyajian oatmeal cukup mudah dan bisa divariasikan juga dengan tambahan buah dan susu. Namun, walau bisa dikonsumsi mulai dari anak-anak, untuk makanan pendamping ASI atau bayi yang berusia di bawah satu tahun harus konsultasi dengan dokter anak terlebih dahulu untuk pemberian menu oatmeal ini. Untuk lansia oatmeal menjadi pilihan makanan yang mudah disantap. 

5. Oatmeal bukan hanya untuk menu makanan namun juga bisa digunakan untuk perawatan kecantikan


Sudah tidak asing lagi dalam dunia kecantikan banyak produk masker dengan bahan tambahan dari oatmeal. Karena membuat kulit menjadi halus dan melembabkan kulit. Oatmeal juga bisa jadi shampoo, scrub, sabun mandi. Tak hanya itu, kita pun bisa membuat sendiri untuk pemakaiannya, seperti membuat masker dari outmeal, hanya tambahkan air, susu organik lalu campurkan semua dan aduk hingga merata lalu gunakan masker tersebut pada wajah. Tunggu 5-7 menit, kemudian pijat-pijat lembut dan bilas hingga bersih.



Oatmeal ternyata banyak sekali manfaatnya ya. Share yuk pengalaman pertama teman-teman menyantap oatmeal atau membuat masker dari oatmeal. Silakan share di kolom komentar, terima kasih. 

Salam Inspirasi

Powered by Blogger.