Menu
/


Bulan Desember ini, bagi saya sesuatu sekali. Selain deadline dalam dunia perbloggeran maupun deadline di dunia penulis (ihir, sok sibuk sorangan). Walau sama-sama kaitannya dengan menulis. Maka dari itu saya jadi kalem di Sosmed, daripada berkicau terus tapi kerjaan tidak kelar-kelar, lebih baik saya fokus dahulu dengan beberapa PR saya. 


Semua deadlien tidak membuat saya jadi tertekan, karena belajar mendisiplinkan diri itu yang kedua. Yang pertama tetap fokus sebagai seorang istri dan seorang ibu dari dua balita aktif. Karena merekalah semangat saya selama ini. Ya, ketika saya lelah saya akan melihat wajah-wajah anak saya yang masih lucu-lucu dan polos. Memandikannya, meyuapi mereka makan, bermain dan juga mengajari mereka ilmu kehidupan. Untuk menjadi generasi yang mencintai Allah dan ajarannya. 

Beberapa hari ini deadlien yang bikin saya agak lama mengerjakannya yaitu naskah-naskah yang sedang saya dan Bu Rina Maruti rapihkan. hihihi berkali-kali percakapan online by whatsapp sering dijadikan meeting kecil-kecilan kami.
Terkadang saya dan Bu Rina (mendadak jadi editor) berbagi tugas agar cepat selesai merapikan naskah agar terlihat rapi dan enak dibaca. Dari  latar belakang masalah inilah, akhirnya saya ingin menulis sedikit tips dari saya untuk para calon penulis agar naskahnya cantik dan dilirik penerbit atau editor yang mau menyunting naskah Anda. Tetapi disini lebih fokus ke cerpen ya,apalagi kalau cerpen itu mau dibukukan mejadi antologi cerpen. Agar cepat penyusunannya jadi semakin cepat rapi semakin cepat terbit.



1. Buat halaman pertama itu judul dan nama Anda sebagai penulis.

Contoh : Bulan Di Atas Atap Rumah Emak 
               Oleh : Ernawati Lilys

2. Buatlah paragraf awal yang menarik dan Ending yang berkaitan dengan isi cerita. 

Walaupun ada ending kejutan tapi tidak simsalabim jalan ceritanya. Jadi ketika dibaca masih masuk akal.

3. Boleh menuliskan cerpen seperti bahasa curhat diary, tapi sisipkan konflik atau dialog yang menarik. Jangan lurus seperti struk belanja. 

Cabe sekilo,garam satu bungkus dan gula setengah kilo. jadi berapa?
Nah kan yang baca bingung ini cerpen apa catatan belanjaan.

4. Buat dialog pada baris baru, beri tanda kutip dua lalu diawali huruf besar,diakhiri titik,tanda tanya atau koma dan kemudian kutip penutup.

"Selamat Pagi  Anhar?" tanya Nia sambil merapikan meja kerjanya.
"Pagi juga Nia."

5. Diakhir cerita, tulislah biodata narasi Anda sebagai penulis.

Contoh Biodata Narasi : Budi Anduk, Lelaki berambut kribo kelahiran Situbondo, 10 Desember. Seorang ayah dari lima putri cantik-cantik. Hobi menulis sejak di Pondok Pesatren. Karya pertamanya adalah Antologi cerpen Rumahku Rumah Pesantren (Gramedia,2015). Hubungi penulis di somed FB, Twitter, Instagram, dll boleh juga blog ataupun kontak email. 

6. Rapihkan Margin (Kiri 4 cm, Kanan, atas, bawah 3 cm), Kertas A4 dan  juga
 Rapikan juga Font huruf, misalnya Times New Roman, ukuran font 12, Line Spasi 1,5   dan Spesial First Line.

Nah ini akan membuat hasil tulisan Anda rapi.

7. Periksa dan baca kembali naskah cerpen Anda, adakah kesalahan pengetikan, EYD,dll. 

baca berulang-ulang naskah akhir Ada.Jika Anda sendiri sudah yakin naskah Anda rapi, enakceritanya, judul dan isi sesuai maka silahkan kirim.

Jika 7 langkah mempercantik Naskah Cerpen ini sudah Anda praktekkan. Maka kirimkalah hasil cerpen Anda ke redaksi yang menerima cerpen. Kirim by email dengan subjek email : Judul cerpen_nama penulis.

Kemudian isi badan email dengan kalimat pembuka, atau isi tawaran cerpen yang Anda buat, dan kata penutup. 

Badan Email yang dibiarkan kosong tanpa sepatah katapun, akan membuat i penerima bertanya-tanya bahwa email Anda ini mungkin tidak ada tujuan yang jelas. 

Jangan juga kirim cerpen di copypaste dibadan email. Tetap dilampirkan.
Segitu saja kiranya semoga 7 Langkah Mempercantik Naskah Cerpen ini membantu Anda.

Salam Menulis.


6 comments

Tips keren. Jadi semangat nulis cerpen lagi

Reply

Tips keren. Jadi semangat nulis cerpen lagi

Reply

Waah... Makasih tipsnya. Mau coba bikin cerpen ah. Salam kenal

Reply

Asyik mba naqy mau berkibar semangatnya lagi jadi ratu cerpen kelas dunia. Hihihi... Terima kasih mba naqy sudah mampir.

Reply

Sama-sama mba Anggarani. Selamat membuat cerpen ya. Salam kenaljuga

Reply

Tambahin info grafis biar makin cakep, Erna

Reply