Menu
/
Pagi-pagi enaknya sarapan. Bikin perut nggak keroncongan. Kalau sarapannya sarapan kata seperti di KMO, sensasinya   langsung ke otak yang jadi    bernutrisi. Program #SarapanKataKMO yang dipostingkan di FB KMO lover dengan men-tag para jejen KMO ini benar-benar timeline FB jadi dihiasi menu sehat sarapan kata. Eits, ternyata Coach Tendi dapat beberapa kesalahan yang dilakukan KMO lovers. Kali ini Coach Tendi kasih ultimatum 5 kesalahan Fatal Menulis Judul. Yuk simak materi dari coach Tendi :



5 Kesalahan Fatal Menulis Judul

Pagi guys. Senang rasanya lihat anak-anak KMO mulai aktif menulis artikel setiap pagi pakai Hastag #SarapanKataKMO dan #1000PenulisMuda.
Puas karena pada akhirnya perjuangan selama setahun ini nggak sia-sia. Walaupun secara pengelolaan masih kurang disana-sini tapi efeknya mulai terasa. Salah satu efeknya, di medsos sudah mulai beralih dari tulisan-tulisan yang nggak bermanfaat, ke tulisan-tulisan yang banyak menginspirasi (setidaknya timeline saya mengatakan seperti itu).
Seiring semangat menulis yang mulai tertanam, ada sedikit yang ingin saya tambahkan terkait tulisan teman-teman semua. Kita perbaiki satu persatu temuan masalah di lapangan. Khusus pagi ini saya ingin bahas tentang penulisan judul. Yup, PENULISAN JUDUL.

Guys, yang namanya judul itu muka. Kalau ente googling, maka yang muncul adalah warna biru, itu judul. Kalau ente buka blog, dan masuk ke Home, maka yang muncul itu judul, artikel cuma nyempil dikit doang. Artinya apa? JUDUL ITU BERPENGARUH BESAR pada keputusan seseorang baca tulisan kita atau nggak.
Artinya gini, kalau nulis judulnya saja sudah berantakan, gimana orang lain mau baca, kan? Pembaca bakal bilang "Set dah, ini tulisan apa tulisan?!" Langsung dilewat gitu aja deh tulisan kita. Padahal, tulisan itu kita tulis dengan segudang perasaan, segudang cinta, bahkan nulisnya aja pake emosi membara karena ide nggak datang-datang. Sekalinya ide datang dan udah dituliskan, eh kagak ade yang bace.
Terus ada yang bilang "Ya nggak apa-apa juga sih nggak ada yang baca, kan niatnya cuma bagi ilmu". Padahal di hati teriak "maaakkk, tulisan ane kagak ada yang bacaaa. Yang like dikit banget. Apa lagi yang komen, kagak adaa!!"
#NangisBombay.
Makanya saya sedikit gemes kalau baca artikel yang nulis judulnya kurang tepat. (Buktinya saya nulis artikel ini supaya pada nggak salah kalau nulis judul.. hehehe).
Bisa jadi artikelnya bagus, tapi karena nulis judulnya yang salah, yowis wasalam, nggak di klik deh artikel kita.
Oke deh, jadi kesalahan apa saja yang saya temukan setelah observasi ke tulisan teman-teman KMO di grup #1000PenulisMuda.

1. Huruf Besar Hanya di Awal Kalimat

Dalam menulis judul, huruf besar harus ditulis pada setiap kata. Contoh yang salah:
Trik praktis menulis artikel
Contoh yang benar:
Trik Praktis Menulis Artikel
Awas! kalau sampe liat anak KMO masih nulis judul kayak gini, bogem mentah meluncur.:D

2. Judul Nggak Boleh Pake Tanda Titik!

Sering banget saya lihat di judul artikel pake tanda titik diakhir judulnya.
Contoh yang salah:
Trik Praktis Menulis Artikel.
Kalau udah kayak gini, beuh emosi saya. :p
Nih yang bener kayak gini:
Trik Praktis Menulis Artikel
Kalau ada tanda titik itu namanya akhir kalimat. Sementara judul bukan bagian dari akhir kalimat.

3. Nggak Pakai Tanda Tanya Ketika Judul Berbentuk Pertanyaan

Coba deh bayangin judul kayak gini:
Pemerintah Menaikan Harga BBM, Apa Alasannya
Coba, judulnya menunjukan pertanyaan tapi di judul tersebut kagak ada simbol tanda tanya nya, kan jadi kaku gitu bacanya. Suerr!
Coba kalau kayak gini:
Pemerintah Menaikan Harga BBM, Apa Alasannya?
Kan lebih nampak manusiawi judulnya. :D

4. Kata Bersinonim Rangkap

Coba perhatikan ini:
Kepercayaan Rakyat Pada Pemerintah Adalah Merupakan Rahasia Bagi Suksesnya Sebuah Negara
Ada yang aneh? Yipiii, ada dua kata yang bersinonim. Bisa nebak nggak? Yup, kata "adalah" dengan kata "merupakan".
Ini namanya pemborosan kata alias nggak LAZIM. Kan sayang boros. Hemat kata dong, sekarang lagi zaman pailit. BBM mahal. #hubungannyaApaYa? :p #lupakan.
Yang betul penulisannya adalah:
Kepercayaan Rakyat Pada Pemerintah Merupakan Rahasia Bagi Suksesnya Sebuah Negara
Atau:
Kepercayaan Rakyat Pada Pemerintah Adalah Rahasia Bagi Suksesnya Sebuah Negara
Cukup pakai salah satunya aja. Nggak usah banyak-banyak.

5. Nggak Nyentuh Emosi

Yang terakhir ini juga penting. Ada yang bilang "Judul itu nggak penting bosss! Yang penting itu isinya". Pale lu botak! Kalau udah kayak gini ingin deh jitak tuh orang. Judul itu ibaratnya ketampanan pada seorang pria, atau kecantikan pada seorang wanita. Sementara isi adalah inner beauty nya. Orang diawal pasti lihat mukanya dulu, baru ke inner nya. Jadi judul itu yang menyebabkan seseorang akan memutuskan untuk membaca atau nggak artikel kita. CATAT!

Nah, supaya judul mengena, sertakan emosi didalamnya. Curahkan segenap hati untuk mendapatkan feel dalam judul tersebut. Kalau nggak, seperti yang saya bilang dulu, tulisan kita hanya sekadar tulisan saja, nggak ada inner beauty didalamnya.
Sebenarnya masih banyak temuan di lapangan mengenai kesalahan-kesalahan dalam penulisan judul. Tapi cukup lima dulu aja deh ya. Nanti kita bahas lagi.:D
Stay tuned aja...:p

Oke deh guys, semoga bermanfaat ya. Kalau memang bermanfaat ya SHARE nih tulisan supaya yang lain baca juga.


Nah, ayo praktekin. Yuk mulai lagi menulis dengan mengaplikasikan 5 teori ini.