Menu
/

Menjadi seorang ibu adalah dambaan para wanita. Penantian buah hati menjadi hal yang dirindukan dalam rumah tangga. Sebelum menjadi orang tua kita adalah anak-anak dari orang tua kita masing-masing. Setelah menikah lalu punya anak, satu persatu proses nikmatnya menjadi orang tua pun mulai dirasakan.



Masa Kehamilan yang membuat kita sabar, sembilan bulan mengandung. Trimester pertama menderita morningsick, pusing, ngidam, alergi serta yang lainnya. Trimester kedua janinpun berkembang dan semakin berkembang, juga trimester ketiga janin bergerak aktif, ibu semakin sulit tidur menjelang lahiran, badan terasa gerah, sering kram, pipis yang terus menerus, serta kaki bengkak. Namun karena buah hati adalah buah cinta, semua itu tak akan terasa berat. Maka banyak para suami yang sangat mencintai istrinya pada masa-masa hamil ini. Begitupun cinta itu semakin besar ketika perjuangan dalam melahirkan anak. 


Tidak semua ibu melahirkan dengan mudah, ada yang secara normal namun pakai bantuan vacum, ada yang cesar bahkan ada pula yang sampai kehilangan nyawa. Itulah jihad wanita dan ladang pahala yang sangat besar, semoga menjadikan para ibu menjadi penghuni syurga yang paling bersinar karena pengorbanannya yang tak ternilai. 


Mengutip dari buku "Doa & dzikir khusus ibu hamil" dalam kitab Zaadul Ma'aad, ibnul Qayyim berkata "Jika seorang wanita mengalami kesulitan melahirkan anaknya, maka bacalah doa ini untuknya" :

Yaa Khooliqonnafsi minan-nafsi wa yaa mukhrijan nafsi minan-nafsi khallishhaa.
"Wahai Pencipta Jiwa yang berasal dari jiwa, wahai dzat yang mengeluarkan jiwa dari jiwa, selamatkanlah ia "


atau

Laa ilaaha illaallaah ul-halimulkariim, subhaanan rabbil'arsyil-'adhiim.
"Tiada tuhan selain Allah Yang Maha Pemurah lagi Mahamulia, Maha suci Allah, Tuhan Pemelihara Ársy yang Agung"


Jadi ingat aku waktu lahiran baca semua hapalan suratku, baca surah yang pendek-pendek, dzikir, istigfar, plus berdoa agar dimudahkan. Dan Ternyata memang Allah yang membantu persalinanku menjadi mudah dan luar biasa tak dapat ku ungkapkan lagi. Sungguh hanya para wanita saja yang pernah melahirkan yang tahu rasanya. Semoga segala keikhlasan, perjuangan serta doa yang terbaik dapat menjadikan kita sebagai ibu yang menjadikan para generasi selanjutnya berakhlak baik dan taat beragama.


18 comments
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

Doa itu pun kuamalkan saat jelang kelahiran. :)

Reply

makasi kak wilvera sudah mampir

Reply

SEtuju,....doa dan dzikir yang akan memberikan ketenangan di saat menghadapi rasa sakit, saya percaya banget ituh :)

Reply

Selain doa.. jangan lupa makan, biar kuat saat mengejan.... :)

Reply

Makasih Mak ilmunya..jadi ingetsaya punya buku doa2 menjelang melahirkan..tp dmn y?itu pas ank pertama rajin baca. Anak kedua mlh santai-_-

Reply

saya bakalbutuh doa ini lagi Mb, saat mau lahiran kelak, ya sekitar bulan Mei
doain ya, mogahan lancar jaya

Reply

amin,semoga lancar ya mba Milda proses persalinannya ibu bayi sehat dan selamat.

Reply

iya anak kedua saya juga santai mungkin karena sudah ada pengalaman, jadi lebih relax

Reply

iya betul, yang jagain ibu hamil juga harus pendamping yang siaga ya Mas sokat. Makasi sudah mampir

Reply

iya mba saya juga disarankan sama dokternya suruh banyak dzikir daripada teriak2 sakit.

Reply

Bermanfaat mbak, terimakasih

Reply

Banyak sekali ilmunya, keren nih banyak referensi doa
Hipnoterapi Semarang

Reply

sama-sama Mba Arin :)

Reply

semoga bermanfaat

Reply

Artikel yang sangat bermanfaat sekali mabak...salam kenal ya

Reply