Menu
/


Menjadi ibu dari tiga anak dan ketiganya ASI, bagi saya adalah sebuah perjuangan sekaligus kebahagiaan. Dapat memberikan nutrisi yang terbaik untuk buah hati saya. Perjalanan memberikan ASI kepada tiga anak saya semuanya  tak melulu berjalan lancar dan ada drama di mana saya hampir saja menyerah untuk tidak memberikan ASI.


Saat melahirkan anak, saya pikir tugas berat menjadi ibu telah selesai. Tinggal fokus membesarkan bayi dalam pelukan. Ternyata hanya untuk memberikan setetes ASI saja, saya hampir gagal pada anak saya. Buku parenting yang saya baca seakan menguap dan semua arahan dokter tak dapat saya praktekkan. ASI yang tak kunjung keluar, bayi yang telah tiga hari tanpa ASI, akhirnya kuning dan harus  masuk ruang incubator. Membuat saya merasa bersalah karena tak dapat memberi ASI dan meminta kepada pihak rumah sakit untuk segera memberikan susu formula kepada bayi saya. Karena tak tega melihatnya kepanasan terpapar cahaya incubator.


Rumah sakit tempat saya melahirkan anak pertama  memang mendukung ASI. Jadi ada prosedur yang begitu ketat untuk pemberian susu formula, seperti harus ada tanda tangan persetujuan orang tua dan diketahui juga oleh dokter. 

Di ruang ASI saya hanya berdua dengan suster yang menjaga anak saya di ruang incubator. Duduk lama dan menatap bayi merah itu pasti kehausan. Menarik napas panjang dan berdoa semoga ASI saya segera keluar. Namun tak ada jua tanda-tanda tetesan ASI yang mengalir. Bayi merah tersebut keluar dari ruangan incubator dipelukan suster dan ia menangis keras. Rasa hati begitu tersayat, ingin segera memeluknya dan memberinya ASI. 

Suster menenangkan bayi saya dengan bolak balik menggendong dan berkeliling ruangan. Sambil memberi arahan kepada saya untuk berusaha lebih keras lagi mengeluarkan ASI. Arahan suster jaga kepada saya waktu itu, yaitu :

  • Tenangkan diri, karena ASI mengalir dari jiwa dan pikiran ibu yang tenang. 
  • Minum teh manis hangat yang telah dibuatkan suster, karena saya duduk terlalu lama di ruangan ASI dari pukul 10 malam hingga pukul 1 pagi. Membuat tubuh saya kedinginan.
  • Cuci muka dan kedua tangan. 
  • Memijat payudara agar relax
  • Merangsang ASI dengan pompa ASI. 
  • Berdoa, agar Allah limpahkan ASI untuk segera disusui pada bayi.
Di rumah sakit ini, saya diberikan pompa ASI merk Medela. Saya pompa ASI dari pukul 1 pagi hingga pukul 3 pagi, Alhamdulillah ASI saya keluar pada pukul 4 dini hari, dihari keempat pasca melahirkan. Akhirnya saya pun memberikan ASI kepada bayi saya.

Asi Pertama dan pompa ASI bersejarah, Medela.

Kenapa sih saya harus berjuang agar ASI saya keluar dan memberi anak saya ASI? Karena ASI tiada duanya. Komposisi ASI sangat penting bagi bayi baru lahir dan banyak sekali manfaatnya. ASI adalah makanan terbaik dengan gizi terbaik untuk bayi baru lahir. Komposisi ASI sangat mudah dicerna oleh bayi baru lahir. Selain itu ada 3 (tiga) tahapan utama pada ASI : kolostrum, ASI Transisi dan ASI Matur. 

Kolostrum :

  • Selama hari-hari pertama setelah melahirkan, cairan yang kekuningan yang disebut kolostrum, akan dihasilkan oleh ibu. Hanya dalam jumlah yang sedikit, tetapi sempurna untuk bayi yang baru lahir. Kolostrum mengandung sejumlah besar antibody dan faktor pertumbuhan. Meningkatkan perkembangan saluran pencernaan pada bayi dan berfungsi seperti imunisasi pertama.
  • Kolostrum memiliki efek pencahar yang membantu bayi melewati proses mekonium (tinja pertama) dan membantu mencegah jaundis dengan membersihkan bilirubin pada usus bayi. Tidak ada sumber gizi manapun yang memiliki kemampuan yang sama dengan kolostrum yang sangat diperlukan oleh seorang bayi.


ASI Transisi :

  • Selama 2 minggu berikutnya, ASI meningkat dalam jumlah dan berubah dalam tampilan dan komposisi. 
  • Kandungan immunoglobulin dan pgrotein menurun sedangkan lemak dan gula meningkat. Saat ini, payudara mungkin terasa penuh, keras dan berat. Pembengkakan normal dari payudara ini dapat diatasi dengan sering menyusui bayi.


ASI Matur :

  • ASI Matur terlihat lebih encer dibandingkan susu sapi. Tetapi ASI mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan bayi. ASI tidak pernah “terlalu encer”.
  • ASI Matur berubah selama menyusui, untuk benar-benar menyesuaikan dengan kebutuhan bayi.
  • ASI yang mengalir pada awal menyusui, rendah lemak dan tinggi laktosa, gula, protein, vitamin, mineral dan air. ASI kemudian berubah menjadi mengandung lebih banyak lemak dan sedikit gula. 
Lega rasanya telah memberikan ASI kepada bayi mungil saya hingga ia terlelap tidur dalam pelukan dan tak lagi haus serta lapar. Suster membawanya kembali ke ruangan bayi. Sebelum saya kembali ke kamar perawatan pasca persalinan, saya pun memompa satu botol ASI untuk anak saya dikala nanti bayi saya terbangun karena haus dan saya berikan kepada suster jaga. 

Setelah hari ketujuh di rumah sakit, akhirnya saya dan bayi diperbolehkan pulang ke rumah. Dokter menyatakan semua dalam keadaan sehat. Saya senang sekali, sampai di rumah keluarga telah menyambut dengan penuh cinta.


Pompa ASI dan Aktivitas Seorang Ibu


Ketika melahirkan anak pertama, saya memang masih menyandang status mahasiswi tingkat akhir yang sebentar lagi sidang. Atas dukungan keluarga, saya tetap melanjutkan kuliah dan bayi saya tetap ASI. Jadi sebelum berangkat kuliah saya sudah menyetok ASI. Dalam keseharian saya terbiasa memakai pompa ASI untuk memenuhi kebutuhan ASI anak saya. Memerah ASI sebenarnya ada dua cara : 
  1. Secara manual (menggunakan tangan).
  2. Menggunakan alat bantu (Pompa ASI-Breast pump).
Kalau dahulu ketika anak pertama saya pakai merk Medela pompa ASI manual, sekarang anak ketiga memakai pompa ASI elektrik. Medela mengeluarkan inovasi terbaru yang mengerti kebutuhan para ibu. Swing Maxi Breastpump merupakan pompa ASI elektrik ganda terbaru dengan 2 tahap memerah (stimulasi dan memerah) yang sangat sesuai untuk ibu yang ingin menghemat waktu memompa. Mudah digunakan dan sangat ideal untuk meningkatkan produk ASI. 


Melalui sejarahnya, Medela telah menciptakan produk-produk yang aman, efisien, dan paling banyak terjual. Medela telah memperkenalkan Teknologi Memerah 2-phase Expression, satu-satunya teknologi pompa ASI di dunia yang berdasarkan riset yang meniru ritme alami bayi mengisap, menghasilkan lebih banyak ASI dalam waktu yang lebih singkat. Kunci sukses Medela adalah fokus pada teknologi medis yang berdasarkan riset, yang menghasilkan inovasi di bidang menyusui, phototherapy dan produk healthcare. 



Sedangkan keunggulan menggunakan pompa ASI Medela Swing Maxi ini yaitu :

  1. Memompa kedua payudara sekaligus untuk membantu meningkatkan dan mempertahankan suplai ASI.
  2. Pemerahan yang simultan dikombinasikan dengan Teknologi Ekspresi 2-Fase memaksimumkan waktu yang dihemat.
  3. Nyaman karena berbagai tingkat vakum dan pengaturan yang dapat disesuaikan.
  4. Mudah dirakit, mudah digunakan dan mudah dibersihkan.
  5. Ringan dan kompak untuk memompa di rumah, di kantor, atau dimana saja. Bisa pakai kontak listrik, atau pakai baterai. 
Saya sudah mencoba menggunakan pompa ASI manual dan elektrik. Dari kedua pompa ini, Swing Maxi Medela sangat praktis digunakan untuk mendapatkan stock ASI yang maksimal. 



Berikut tips memilih pompa ASI :

  1. Mudah dirakit, mudah digunakan, dan mudah dibersihkan.
    Pompa ASI Medela Swing Maxi ini sangat mudah dirakit dan mudah sekali dalam pemakaian. Untuk proses perawatan sebelum dan sesudah pemakaian pun mudah dalam membersihkannya. 
  2. Hemat waktu Memompa ASI
  3. Fleksibel, bisa mompa dengan adaptor atau pakai baterai.
    Bagi saya ini perlu sekali karena memompa ASI namun mati listrik, bikin susah stock ASI. Dengan adanya pompa ASI yang double fungsi bisa pakai adaptor dan baterai bikin stock ASI berjalan lancar. 
  4. Ada fase stimulasi dan ekspresi (2-phase expression)
  5. Direkomendasikan rumah sakit dan seluruh ibu di dunia
    Mengenal produk pompa ASI Medela ketika saya melahirkan anak pertama di rumah sakit. Waktu itu pompa ASI digunakan untuk para ibu yang belum bisa memberikan ASInya kepada bayi mereka. Stimulasi dari pompa membantu merangsang ASI keluar. 

Pompa ASI ditujukan sebagai pelengkap menyusui, bukan menggantikan proses menyusui. Memilih pompa ASI yang tepat sesuai kebutuhan akan membuat aktivitas harian ibu tetap berjalan lancar namun tetap dapat memberikan ASI kepada buah hati. Terutama bagi ibu yang kondisinya tidak dekat dengan buah hati seperti harus kembali bekerja, ibu di rumah dan anak masih dalam perawatan di rumah sakit seperti bayi premature, ibu yang memiliki bayi kembar, ibu yang terpaksa bepergian dari rumah, pompa ASI juga dapat digunakan pada kasus mastitis, pompa ASI mendukung proses penyembuhan dengan membuang ASI dari payudara yang sakit. Pompa ASI juga ditujukan untuk meringankan puting yang luka dan retak serta mengembalikan posisi puting yang terbenam atau datar. Pompa ASI ini juga memudahkan para ibu memberikan ASI pada bayi yang tidak dapat menyusui secara langsung akibat gangguan menghisap, bibir sumbing. 

Adapun keuntungan menyusui bayi untuk ibu :

  • Lebih cepat mengembalikan rahim ke ukuran sebelum hamil.
  • Hormon Oxytocin mempengaruhi kontraksi uterus, mengurangi pendarahan setelah persalinan.
  • Menghemat waktu, biaya dan tenaga.
  • Menurunkan resiko kanker payudara dan kanker ovarium.
  • Mengurangi stress karena ASI selalu tersedia.
  • Baik untuk mengembalikan bentuk tubuh ibu seperti sebelum melahirkan.
  • Ibu yang menyusui sering merasa lebih percaya diri dan lebih baik dalam menyesuaikan dengan bayi mereka.


Keuntungan menyusui untuk bayi :

  • ASI merupakan nutrisi yang paling alami
  • Melindungi dari infeksi seperti diare, radang telinga.
  • Mengurangi resiko penyakit-penyakit allergic.
  • Meningkatkan perkembangan neurologic.
  • Menghasilkan pertumbuhan otak, kepandaian/intelegensi yang optimal.
  • ASI memenuhi kebutuhan bayi, komposisi yang sangat tepat dan sesuai untuk tiap usia bayi.
  • Gerakan mulut, rahang dan lidah selama menyusu memberikan pengaruh positif pada pertumbuhan/kemampuan berbicara.



Karena ASI adalah bentuk cinta ibu kepada buah hatinya. Dari ibulah cinta itu mengalir. Mendukung setiap ibu untuk mensukseskan ASI kepada bayi perlu dukungan keluarga dan semua. Selamat mengasihi dan memberi ASI untuk buah hati tercinta.

Salam Inspirasi.




30 comments

ASI itu anugerah. Ngga ada yang bisa menyamakan ASI, bahkan susu mahal sekalipun. Makanya menyusui itu harus 'keras kepala' dan penuh cinta.

Reply

Aku baru tahu ada pompa baterai gini. Jd mudah mau ASIP

Reply

Ibu yg berhasil menyusui walau dg pompa itu keren!

Reply

Asi memang is The best yaa Mba Erna ��

Baca tulisan ini jadi pengen secepatnya bisa hamil lagi

Reply

Aku juga pake medela mbaaa, tapi yg manual. Cintaaa bangettt sama medela. Pernah coba merk lain gak nyaman. Pengen bgt punya yg elektrik biar lebih efektif, tapi belum ada budget. Hehe. Semoga nanti ada rizki biar ttp bisa pumping sampe faza 2 tahun.

Reply

Dulu saya pikir menyusui itu mudah. Eh ternyata setelah punya anak baru tahu menyusui itu kadang penuh drama. Tapi alhamdulillah saya bisa melaluinya dan semoga bisa terus ngasih ASI sampai 2 tahun

Reply

huum kak, ASI itu nutrisi penting. :)

Reply

Huum Jiah, persiapan dini jadi ibu,banyak baca referensi :)

Reply

iya pejuang ASI :)

Reply

Amiin, semoga dimudahkan ya Mba Ira, salam buat kaka wahyu ya.

Reply

Amiin Mba, huum jatuh cinta sama Medela bikin lancar ASI

Reply

huum ya, memberi ASI penuh perjuangan sekali, tapi hasilnya pun tak ada duanya

Reply

Madela emang recommended banget ya mbak banyak yg cocok sepertinya

Reply

Kemarin sempat khawatir gak bisa kasih ASI buat bayi pertama saya, tapi emang intinya jangan stress. Alhamdulillah di hari kedua ASI mulai banyak, makin hari malah makin melimpah dan kayaknya butuh pumping juga biar gak kebuang, karena suka rembes sendiri.

Reply

saya juga pakai medela mba, kalau manual lebih sakit dan nggak maksimal. nikmatnya menjadi ibu ya mba ^^

Reply

Aku gagal pakai pompa asi, mba. Pakai tangan aja padahal liat yang pakai pompa lebih mudah ya

Reply

Pompa asi yg nyaman sangat mempengaruhi mood, ya mba. Aku sdh merasakan. Klo mood baik jd kan asi jg banyak. Medela aku blm pernah coba, tp kuliat emg bnyak yg ngerekomen sih

Reply

Ruang inkubator tu maksudnya NICU kah mbak? Dema dulu juga dirawat di NICU sejak dilahirkan sampai beberapa hari dan saya pumping2.
Medela itu merk yang terkenal dan banyak dipakai di RS. Saat awal2 pumping di RS saya juga dipinjami Medela :D

Reply

iya Mba, aku pakai pertama Medela yang pompa manual, ASI keluar. Padahal berhari-hari sudah putus asa aja nggak keluar-keluar. sudah cocok. Membantu banget.

Reply

Huum di pumping kalau nggak jadi bengkak dan bikin sakit.

Reply

Huum, menjadi ibu penuh suka dan penuh cerita :)

Reply

Yang penting ASI melimpah ya Mba, buat buah hati tercinta.

Reply

Iya mood nomor 1 ibu. Ibu Senang bayi tenang. Huum kenalan Medela karena direkomendasikan di rumah sakit. Nyaman.

Reply

Ruang incubator sepertinya seperti kamar khusus saja mba, kalau NICU lebih tertutup lagi sepertinya saya lihat beda ruangan gitu di rumah sakit yang merawat anak saya.
Karena ada bayi yang sudah pulang dari rumah sakit, lalu masuk NICU dan diincubator agar lebih steril lagi penangannya dan alat-alat khusus lainnya yg perlu penanganan. #menurutsaya

Iya kenal Medela dari rumah sakit. :)

Reply

Bersyukur sekali bisa melahirkan di rumah sakit yg pro ASI. Sy melahirkan anak kedua sesar dan RSnya malah memberikan sufor. Hiks... Tapi setelah pulang alhamdulillah exclusif. Tfs mbak... Jadi punya acuan klo mau beli pompa

Reply

Salut dengan para ibu pejuang ASI karena memang hak nya anak kita ya mbak.

Reply

Sama-sama Mba, semoga bermanfaat artikelnya ya :). Terima kasih sudah berkunjung.

Reply

huum Mba, benar-benar perjuangan untuk memberikan ASI.

Reply

Pompa ASI bikin lancar ASI,baru tahu. Tapi bermanfaat sekali artikel ini.Niche sharing.

Reply

Sama-sama, semoga bermanfaat.

Reply