Menu
/
Menulis resensi buku secara teknik sama yaitu menggambarkan, mendeskripsikan buku yang diresensikan. Namun, buku-buku juga memiliki varian seperti :
- Buku anak (solo, duo, dan antologi)
- Buku Nonfiksi (solo, duo, dan antologi)
- Buku Fiksi (Solo, duo, dan antologi)


Pada penulisan keterangan buku seperti judul, nama penulis, penerbit, halaman, harga, ISBN, dsb. Kita bisa menuliskan berdasarkan fakta buku tersebut. 

Tetapi ketika memasuki penulisan pada isi buku, maka ada penyampaian yang berbeda pada saat mendeskripsikan buku solo, duo, dan antologi. 

Ada hal yang paling penting sebelum menulis resensi, yaitu membidik media. Jadi apa yang akan kita tuliskan lebih baik mengikuti syarat di media tersebut. Kecuali hanya ingin didokumentasikan di blog pribadi, tidak untuk dikirimkan ke media. Namun, tetap saja ya, hal-hal yang jadi unsur dalam meresensi tetap tercantum jelas. 

Berikut contoh meresensi buku Non fiksi 


Berikut Contoh menulis resensi Novel Anak

Anak-anak suka sekali dibacakan cerita. Lewat kisah cerita itu mereka dapat berimajinasi kehebatan tokoh yang diceritakan, membayangkan sebuah tempat, dan juga merasakan serunya petualangan. Bertambahnya usia anak, mereka harus sudah mulai membiasakan sendiri membaca buku. Apalagi ada nilai lebih ketika anak bisa menceritakan kembali isi buku yang dibacanya. Sehingga orangtua dapat menilai pemahaman anak-anak terhadap buku yang dibacanya.

Menanamkan minat baca kepada anak bisa dimulai dengan memberi buku-buku bacaan yang ringan dan bergambar. Seperti picbook (picture book),  komik, bisa juga dengan noomic alias novel comic. Sehingga anak-anak dapat membaca secara menyenangkan.

Kisah Hobe dalam  mengikuti ajang bergengsi dalam dunia persilatan di silat camp ini akan membawa banyak petualangan dan menjadi pengalaman yang luar biasa. Hobe peserta paling heboh dari Padepokan Gajah Duduk, bersama sahabatnya Pugu anak yang lugu, Sadre anak yang cerdas, Tudne anak yang endut serta Maidne anak yang pendiam. Didampingi guru mereka yaitu Talisatni yang cinta silat dan Tapmologa yang jago lombat, serta guru baru ajaib bernama Adrecurug yang mengajari jurus-jurus aneh. Berhasilkah perwakilan Padepokan Gajah Duduk melewati setiap pertandingan hingga ke final di silat camp ini?

Novel comic atau noomic Silat Boys petualang Hobe di silat camp bersama kawan-kawannya membuat anak-anak tidak jenuh membacanya karena diselangi gambar komik yang keren. Kisahnya membuat  deg-deg an, tertawa geli dan juga banyak pelajaran yang dapat diambil hikmahnya. Nama-nama tokoh yang mudah diingat seperti Hobe jika dibalikkan namanya jadi Eboh dan ditambah awalan satu huruf seperti H menjadi Heboh, ya Hobe si heboh, Tudne dibalikkan namanya jadi endut ditambah awalan huruf G jadi gendut, begitu seterusnya sehingga pembaca dapat menebak karakter para tokoh di balik nama mereka. Seru sekali bukan ikut petualangan baru di dunia persilatan.

Buku noomic ini dapat digunakan para orangtua, guru, sebagai sarana untuk menambah minat baca kepada anak-anak. Dengan menanamkan minat baca sejak dini maka akan tumbuh generasi berwawasan.

Silat BoysDetail buku :

Judul                            : Silat Boys
Penulis                         : Tethy Ezokanzo
Penerbit                       : Anakkita
Tahun terbit                 : 2014
Jumlah Halaman          : 146 Halaman
Harga                           : Rp. 30. 000,00


cover Nomic Silat Boys
Resensi Novel anak ini juga sudah diterbitkan di BersamaDakwah.Net


Salam Menulis