Menu
/
Terkadang jenuh itu hinggap diantara sejuta aktivitasku dalam keseharian, kerja dari pagi hingga sore lalu ke kampus. Hari libur pun harus kuhabiskan dengan pertempuran pakaian kotor, bersih-bersih kamar kost-kostan. Tibalah malam minggu, satu persatu penghuni kost putri pergi. Ada yang pulang ke kampungnya, ada yang jalan-jalan sama teman, pacar, atau sendiri saja.

Aku? Ya, tinggal aku sendiri. Mau nonton TV tak mungkin mata seharian di depan laptop mengerjakan tugas kampus. Baca sudah lima buku pelajaran yang ku bolak-balik. Main HP rasanya perlu lawan, sekedar SMS atau telepon. Namun siapa yang malam minggu ini akan aku sibukkan jari dan telinganya. Jeritan anak kost-kostan, pulang ke rumah orang tua belum gajian, mau ke mall atau bioskop lebih baik uangnya untuk bayar uang kuliah, sendiri di kost-kostan melawan ketakutan serta kejenuhan. Begitulah derita anak kost.

Menit berlalu, aku pun berputar arah pikiranku, apa salahnya jika jariku tetap menari, dan benang warna warni menghiasi. Menyulam, itulah hal yang akan kuhabiskan untuk mengusir jenuh dan lelah. Entah kapan selesai, yang penting ku menunggu kantuk itu datang.

Beginilah rajutan itu, setiap ku bunuh masa jenuh yang menghampiri. Ternyata hingga dua tahun berlalu rajutan benang sulamanku tak kunjung selesai. Karena aku sudah memiliki keluarga  yang selalu menemaniku setiap saat. Satu tahun pertama aku menyulam mendapatkan suami. Tak lama akupun mendapatkan baby mungil yang lucu. Yang memecahkan sunyinya hari-hariku. Memberi senyuman manis dalam hidupku.

Terima kasih benang dan jarum yang menemaniku dalam penantian jodohku. Hingga aku tak terseret gaya pacaran anak muda. Hingga jodoh menjemput dan aku bahagia. 




Kelak aku akan menyelesaikannya ketika anak-anakku sudah besar.  Berdua dengan suamiku sambil minum teh hangat, setelah itu aku bingkai. Agar siapapun bisa melihat masa penantian yang aku lewati. Hingga indah pada waktunya.
2 comments

Waaah, mengharukan bgt ceritanya. Inilah sebuah sulaman kehidupan :)

Reply

Terima kasih kunjungannya @anekaaksesoriswanita, semoga saling menginspirasi :)

Reply